Instagram :@sabili_jahro Twitter :@sabili_jahro Facebook :sabili jahro
Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 05 Januari 2018

Dilema Kang Ojek

by sabilijahro  |  at  07.47
Hari ini merupakan hari kedua anak MTs masuk sekolah di semester genap tahun ajaran 2017/2018, tetapi karena masih belum kondusif jadilah anak-anak pulang lebih awal karena manajemen sekolah pun sedang melakukan rapat internal guna kemajuan sekolah. Biasanya di hari Jum'at ini anak-anak pulang pukul 15.30 WIB tetapi menjadi pulang pukul 11.00 WIB.

Kalian tahu kan ketika zaman sekolah, Bagaimana perasaannya ketika pulang lebih awal daripada hari biasanya? Tentu sangat senang bukan! Begitu juga dengan anak-anak di tempat saya mengajar. Kebetulan saya menjadi mengajar dan menjadi wali kelas 7.3. Ketika saya umumkan hal tersebut, reaksi anak-anak spontan langsung berteriak..YEEEAAA! Saya pun hanya senyum-senyum sendiri melihat tingkah mereka, ditambah lagi sebenarnya hari ini anak bimbingan saya mendapatkan jatah maju untuk muhadhoroh. Jadilah muhadhoroh mereka diundur minggu depan.

Oh iya, berhubung dengan anak-anak yang ingin pulang ke rumah, saat ini karena perkembangan teknologi, anak-anak jarang yang diantar jemput dengan ojek tradisional, orang tua lebih menginginkan yang praktis, yaitu memesan melalui online. Tetapi karena peraturan sekolah setiap anak murid dilarang membawa gadget (gawai), jadilah para orangtua menunggu informasi kepulangan anak mereka melalui grup yang dibuat oleh wali kelas masing-masing Setiap jam anak pulang sekolah banyak sekali ojek online berlalu lalang di sekitar sekolahan. Memang tidak bisa dipungkiri di zaman yang serba praktis saat ini dengan adanya ojek online sangat membantu sekali bagi kita yang butuh waktu cepat dan juga yang sedang malas keluar rumah untuk membeli sesuatu atau ingin mengantarkan barang dalam waktu singkat. Rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah SWT atas kenikmatan itu semua, tetapi kadang juga berpikir kasihan sekali nasib tukang ojek pangkalan yang kian lama kian tersingkir dengan adanya ojek online yang merajalela dimana-mana. Tentunya tukang ojek pangkalan harus lebih mengupgrade diri mereka agar tidak tergerus dengan arus perkembangan zaman. Karena memang harga yang dipatok ojek pangkalan sangat jauh berbeda dengan ojek online. Namun, terlepas dari itu semua kembali kepada diri kita masing-masing untuk lebih bijak dalam memilih.

Kamis, 04 Januari 2018

Resolusi 2018..hmmm??

by sabilijahro  |  at  07.29

Berbicara mengenai waktu, sungguh tak terasa sekarang sudah memasuki tahun 2018..
Nah.. biasanya banyak orang yang membuat resolusi tahunan guna ke depannya menjadi lebih baik..
Termasuk diri saya sendiri, saya mendapatkan pencerahan terbaru dari salah satu pebisnis muda di Indonesia yaitu Rico Huang.
Berikut info lebih lengkapnya :
Di penghujung tahun 2017 ini banyak orang yang membuat resolusi baru yang akan dicapai pada tahun 2018.

Tapi sebelum membuat resolusi tersebut, sudahkan Anda cek resolusi yang Anda buat untuk 2017? Berapa banyak resolusi yang tercapai? Atau jangan-jangan resolusi tersebut hanya menguap begitu saja?

Kawan,
Banyak orang bersemangat saat menyambut tahun yang baru tapi melempem seiring berjalannya waktu sehingga target-target yang tertulis menguap begitu saja.

Hal itu wajar terjadi karena dulupun saya seperti itu, semangat diawal dan melempem ditengah hingga kebablasan melempem sampai akhir. Ternyata setelah saya telusuri, hal itu terjadi karena tidak adanya faktor "why" yang kuat dalam hidup.

Alasan untuk mencapai impian tidak kuat, sehingga sulit untuk menyusun prioritas. Yang berujung pada tidak adanya penekanan dalam diri untuk mencapai sesuatu.

Saran saya, gali dulu lebih dalam

"kenapa Anda harus mencapai target tetsebut?"

Dengan memiliki alasan kuat, Anda akan dengan mudah memiliki prioritas hal apa saja yang perlu didahulukan untuk dikerjakan.

Untuk para pebisnis pemula saya sarankan jangan biarkan ilmu yang telah Anda pelajari menguap begitu saja. Karena kunci dari ilmu yang bermanfaat adalah saat Anda mempraktekkannya, ilmu yang mengendap dalam pikiran hanya akan menjadi kotoran.

So,
Tentukan resolusi Anda dengan alasan yang kuat, prioritas yang jelas & praktek yang gila gilaan!


Bismillah.. Kita semua pasti bisa menjadi lebih baik lagi di tahun ini..

Selasa, 02 Januari 2018

Afirmasi Liburan yang Menjadi Kenyataan (Ranggon Hills)

by sabilijahro  |  at  19.51

Assalamu’alaikum..
Haii Pembaca yang budiman..Kenapa di judul saya menyebut dengan kata afirmasi? Karena afirmasi merupakan keyakinan diri yang positif yang diinginkan atau bisa juga disebut secara berkali-kali agar keinginan tersebut bisa terwujud. Misalnya afirmasi “saya anak cerdas” atau “saya pandai berbicara”, jika diucapkan secara lisan atau dalam hati secara terus menerus nanti akan muncul keyakinan itu dan bisa terwujud dengan sendirinya tetapi tentunya melalui usaha juga. Nah pada kesempatan kali ini, saya kebetulan memiliki keinginan jika musim liburan nanti ingin sekali bisa pergi ke tempat yang ada sepeda layangnya, seperti tempat yang sedang hits di Bandung yaitu Lodge Maribaya. Namun, karena budget yang tidak mencukupi untuk menempuh perjalanan ke sana jadilah saya mencoba untuk mengikhlaskan tidak jadi liburan.
Tetapi seperti kata pepatah pucuk dicinta ulampun tiba, saya diajak oleh sahabat saya untuk pergi berlibur ke tempat yang ada sepeda layangnya, dan lokasinya pun ternyata dekat dengan wilayah rumah saya. Lokasi wisata tersebut terletak di wilayah Bogor. Kami menempuh perjalanan kurang lebih 2  jam dari Depok dengan mengendarai sepeda motor. Rutenya memang naik turun-naik turun seperti perjalanan ke puncak, hal tersebut terbayarkan kok ketika sudah tiba di sana. Nama tempatnya adalah Ranggon Hills letaknya di kawasan wisata Gunung Salak.
Lalu berapa sih kira-kira biaya yan diperlukan untuk mencapai tempat tersebut?
1.   Bensin kurang lebih Rp 25,000,- (tidak perlu takut kehabisan bensin karena di sana banyak pom bensin mini)
2.   Tiket masuk kawasan wisata Gunung salak Rp 52,500,- (karena kami 2 motor, kalau dengan mobil kurang tahu juga ya)
3.      Parkir Ranggon Hills per motor Rp 5,000,-
4.      Tiket masuk Ranggon Hills per orang Rp 10,000,- (murah sekali bukan?)
5.    Ada tambahan tiket jika ingin naik sepeda layangnya, yaitu Rp 10,000 ditambah Rp 10,000 lagi jika ingin gambar fotonya disimpan di handphone atau flashdisk
Jika ditotal jumlah keseluruhan lalu dibagi bertiga dengan sahabat saya per orang hanya membayar kurang lebih Rp 50,000,- (dengan catatan membawa bekal sendiri dari rumah ya, supaya lebih hemat).
Sedikit saran bagi kalian yang ingin menuju ke sana dengan mengendarai motor seperti saya dan kawan-kawan, lebih baik melalui jalan IPB Dermaga, rutenya lebih dekat. Karena ketika perjalanan ke sana saya mengikuti rute google maps melalui Ciapus itu malah lebih jauh, namun banyak pemandangan indah ketika kami berangkat dan banyak sekali rute-rute menuju curug-curug wilayah Bogor, salah satu yang paling saya ingat adalah rute jalan melalui jalan curug nangka.
Ketika tiba di sana banyak sekali spot-spot yang cantik untuk diabadikan di gawai (gadget) kalian lho. Setelah kalian registrasi di depan kalian akan berjalan menanjak sedikit menuju lokasi spot-spot yang menarik, dan jarak antar spot pun saling berdekatan.  Saya akan share beberapa spotnya ya, saya tidak sempat mengabadikan semua spot dikarenakan sahabat saya yang sudah kelelahan. Masya Allah Tabarakalloh tempat-tempatnya. Berikut spot-spot cantik di Ranggon Hills :

1.       Pintu masuk Ranggon Hills






2.       Perjalanan menuju spot
 

3.       Matahari (letaknya paling ujung)


4.       Balon udara

 



5.       Sarang Burung

6.       Kapal Laut



7.       Sepeda Layang

 

 



8.       Ayunan


9.       Tempat hang out
 




  
10.    Bukit Ranggon Hills







 Itu belum semua lho, apalagi kalau semuanya sempat saya abadikan, bisa-bisa penuh memori handphone. Setelah dari Ranggon Hills di perjalanan pulang kami mampir sebentar menuju hutan pinus untuk makan perbekalan kami dan tentunya juga untuk bernarsis ria. J











Punten, share  foto di hutan pinus juga ya, maaf di bawah ini hanya efek kamera ya, jadi wajah kelihatan cerah, aslinya tak begitu kok saya, hehehe


Mungkin, sekian dulu dari saya ya, nanti Insya Allah lain waktu saya lanjutkan lagi cerita-cerita perjalanan saya dan cerita dunia pendidikan saya. Hatur nuhun yang sudah berkenan membaca. Semoga bermanfaat. J
Wassalamu’alaikum...



Jumat, 18 Agustus 2017

Hari Merdeka yang serba gratis

by sabilijahro  |  at  20.56
Meskipun agak telat untuk menuliskan sedikit cerita tentang apa saja yang saya lakukan di hari kemerdekaan kemarin, tapi hari ini tepatnya hari Sabtu tanggal 19 Agustus 2017 saya sempatkan untuk menuliskannya.

Langsung saja, di pagi hari tanggal 17 Agustus, saya sudah bersiap-siap untuk melaksanakan upacara bendera untuk peringatan hari kemerdekaan, dilanjutkan dengan mengabsen siswa yang hadir upacara kemudian saya pulang dan segera bersiap-siap lagi untuk jalan-jalan menikmati transportasi ke Jakarta yang kebetulan bisa kita nikmati secara gratis.

Saya langsung menempelkan kartu kereta menuju Jakarta Kota dan suasana kereta pada saat itu lumayan ramai, harus banyak bersabar ketika baik kereta sudah melewati stasiun Manggarai menuju Jakarta Kota, karena kereta ditahan untuk menunggu pergantian jalur dengan kereta antar kota biasa saya sebut kereta Jawa. Akhirnya setelah penantian 1,5 jam saya pun tiba di Kota dan sudah ditunggu oleh salah satu sahabat saya Kanza ..
Kami pun bergegas menuju ke kota tua, dan Subhanallahnya jalan kaki menuju ke kotunya sudah sangat ramai, saya pun langsung menuju ke kantin kotu untuk menghampiri dua kawan saya lagi yang sudah menanti kami, lalu kami pun isi perut dahulu, kemudian saya menemukan kembali es potong dan saya pun membelinya, hmm.. Kangen dengan makanan itu, dan alhamdulillah dapat mencicipinya lagi..
Setelah itu, kami berfoto-foto dsana, dan dilanjutkan dengan naik bus transjakarta menuju Grand Indonesia, (busnya pun gratis lho,he he) memang ddasarnya penikmat diskonan.

Jumat, 11 Agustus 2017

Jangan Mau Dikuasai Asing!!!

by sabilijahro  |  at  07.21
Bila melihat dari judul di atas, sangat berhubungan dengan nasib bangsa tercinta kita, mulai dari urusan politik, sosial, budaya, sampai dengan masalah penguasaan lahan..
Jika ditelisik lebih dalam lagi, saat ini hampir seluruh sektor dikuasai oleh asing..
Lalu, Bagaimanakah cara untuk mempertahankan apa yang sebenarnya milik kita?

Salah satunya adalah dengan membeli lahan-lahan yang ada di sekitar kita agar tidak habis terjual oleh pihak asing..
Banyak yang beralasan, tidak punya uang? Ada solusinya..
Yukk mari bersama-sama kita selamatkan lahan dengan berwakaf..
Tempat terbaik untuk berwakaf melalui Tabarru, dan saya Pribadi pun sudah menjadi bagian dari anggota tabarru dan memiliki kartunya..
Lalu, apa manfaat ikut tabarru??
1. Sebagai amal jariyah, Karena 3 hal yang tidak terputus setelah kita meninggal, yaitu ilmu yang bermanfaat, amal jariyah dan anak sholeh yang mendoakan.
2. Anda turut serta membantu membeli lahan-lahan produktif yang ditanami tumbuhan2 bermanfaat dan dikelola serta nantinya hasilnya benar-benar akan digunakan untuk pembelian lahan kembali
3. Mendapatkan Dana ta'ziyah
Lalu saat ini hasil wakafnya apa saja?
1. Lahan kelapa sawit di Jambi
2. Lahan di Kendal
3. Lahan di Cikarang
4. Sawah di Cilember Karawang 60 hektar

Kantornya ada di wilayah Bekasi
Kemudian, Bagaimana cara daftarnya?
Anda hanya membayar 250,000/tahun
Dimana 150,000 untuk wakaf sawah dan 100,000 untuk Dana tabarru

Kita masih membutuhkan banyak partusipasi dari orang-orang yang peduli akan masa depan bangsa, masa depan anak cucu kita. Apakah Anda termasuk salah satunya?



🏡Oase Dakwah

by sabilijahro  |  at  05.58
Penyejuk Hati Penggugah Jiwa
Kamis, 10 Agustus 2017

*Ku Tak Sendiri*
Oleh: Rimawati (Peserta Sayembara Oase Dakwah ODOJ G_2787)


Berjamaah itu mengalahkan ego
Menguji sabar yang tak pernah habis
Melawan emosi tanpa pamrih
Beragam watak ada di sini
Ya Allah lembutkan hati.

Memperbaiki diri dengan teliti
Menguji nyali agar tak sendiri
Bebenahlah terus dengan akhlak Al Qur'an
Mengetuk pintu langit di sepertiga malam.

Jiwaku milikMu Robb
Menghibur hatiku tuk terus mengabdi
Penyemangat diri ketika terasing
Berbagi harta benda untuk sesama
Menasehati jiwa yang selalu lapar.

Robb aku kan terus melangkah
Menyusuri lorong- lorong gelap
Tanpa lagi menoleh ke belakang
Demi menjaga kalam Mu.


◇◇•◇◇•◇◇•◇◇•◇◇•◇◇
🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸

Kamis, 10 Agustus 2017

"NGAJI BENTAR Yuk!"

by sabilijahro  |  at  04.51

#Repost from WhatsApp


Yang kerja keras belum tentu mendapat banyak.
Yang kerja sedikit belum tentu mendapat sedikit.

Karena sesungguhnya sifat Rezeki adalah mengejar, bukan dikejar.

Rezeki akan mendatangi,
bahkan akan mengejar,
hanya kepada orang yang pantas didatangi....

Maka, pantaskan dan patutkan diri untuk pantas di datangi, atau bahkan dikejar rezeki.
Inilah hakikat ikhtiar...

Setiap dari kita telah ditetapkan rezekinya sendiri-sendiri.
Karena ikhtiar adalah kuasa manusia, namun rezeki adalah kuasa Allah Azza Wajalla.

Dan manusia tidak akan dimatikan, hingga ketetapan rezekinya telah ia terima, seluruhnya.

Ada yang diluaskan rezekinya dalam bentuk harta,
Ada yang diluaskan dalam bentuk kesehatan,
Ada yang diluaskan dalam bentuk ketenangan, keamanan,
Ada yang diluaskan dalam kemudahan menerima ilmu,
Ada yang diluaskan dalam bentuk keluarga dan anak keturunan yang shalih,
Ada yang dimudahkan dalam amalan dan ibadahnya...

Dan yang paling indah, adalah diteguhkan dalam hidayah Islam...

Hakikat Rezeki bukanlah hanya harta,
Rezeki adalah seluruh rahmat Alloh SWT

ADAPUN 8 JENIS REZEKI DARI ALLOH SWT SEBAGAI BERIKUT*

*1.REZEKI YANG TELAH DIJAMIN*

‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
"Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya."
(Surah Hud : 6).

*2. REZEKI KARENA USAHA*

‎وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى
"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya."
(Surah An-Najm : 39).

*3. REZEKI KARENA BERSYUKUR*

‎لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu."
(Surah Ibrahim : 7).

*4. REZEKI TAK TERDUGA*

‎وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
"Barangsiapa yang bertakwa kepada ALLAH nescaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."
(Surah At-Thalaq : 2-3).

*5. REZEKI KARENA ISTIGHFAR*

‎فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا
"Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.”
(Surah Nuh : 10-11).

*6. REZEKI KARENA MENIKAH*

‎وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka ALLAH akan memberikan kecukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya."
(Surah An-Nur : 32).

*7. REZKI  KARENA ANAK*

‎وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ
"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”
(Surah Al-Israa' : 31).

*8. REZEKI KARENA SEDEKAH*

‎مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
“Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada ALLAH, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka ALLAH akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.”
(Surah Al-Baqarah : 245).

*SEMOGA BERMANFAAT*

Selasa, 27 Juni 2017

BINGUNG PILIH YANG MANA? HUNIAN VERTIKAL ATAU HUNIAN KOMPLEK?

by sabilijahro  |  at  10.08


Kebutuhan akan papan bagi pasangan-pasangan baru tentu sudah menjadi salah satu hal yang wajib. Namun hal itu, bagi masyarakat yang pada umumnya berada di wilayah metropolitan merasa kesulitan dan harus berpikir dua kali untuk memilikinya dikarenakan hunian yang layak di Jakarta harganya selangit dan selalu naik setiap tahunnya.
Oleh karena itu, salah satu alternatif bagi anda adalah dengan memiliki hunian vertikal yang tidak memakan banyak tempat, lokasi strategis, harga terjangkau dan tentunya memiliki akses yang mudah.
Solusinya adalah dengan memiliki hunian vertikal atau disebut juga dengan apartemen. Mungkin bagi anda yang tinggal di wilayah Sentul sudah tidak asing lagi dengan APARTEMEN OLYMPIC RESIDENCE SENTUL. Dari namanya saja sudah sangat jelas apartemen tersebut berlokasi di Sentul Bogor. Dan dalam hal ini, developer apartemen ini adalah HK Realtindo yaitu anak perusahaan PT. Hutama Karya (BUMN) yang bergerak di bidang konstruksi dan jalan tol yang kredibilitasnya sudah barang tentu baik.
Lalu, mengapa memilih Apartemen Olympic Residence Sentul?
  1. Terletak di kawasan Sentul yang merupakan kawasan Sunrise
  2. Berkonsep Go Green
  3. Dekat pusat rekreasi
  4. Dikelilingi lapangan golf ternama
Tipe apartemen :
Studio (luas 22 m)

1 Bedroom (luas 33 m2)

2 Bedroom (luas 39 m2)
2 Bedroom Corner (luas 42 m2)




Fasilitas-fasilitas yang ada :
  1. Infinity Pool
  2. Fitness Center
  3. Coffee Shop
  4. Commercial Area
  5. Convenience Store
  6. Forest Walk Jogging Track
  7. Pemandangan gunung yang memukau


Fasilitas pendukung lainnya :
ü  Dekat dengan sarana pendidikan
ü  Dekat dengan rumah sakit
ü  Sarana transportasi yang mudah

More Information :



Semoga artikel ini bermanfaat. Terimakasih ^_^



Kamis, 11 Mei 2017

Doa yang Ribet

by sabilijahro  |  at  16.28

Assalamu'alaikum...
Belakangan ini saya sering bertemu dengan pembaca doa yang mengeluh. Katanya, umat masa kini sering tidak sabaran, ingin agar doanya cepat-cepat selesai. Tetapi setelah lama saya perhatikan, saya justru memberikan nasihat agar mereka menyederhanakan cara berpikir mereka yang ribet. “Sederhanakan doa Anda,” begitu saran saya.
Ini tentu bukan karena kita hidup dalam abad kecepatan, melainkan karena kesalahan pembaca doa itu sendiri. Mereka tidak fokus, kurang percaya diri, ingin mencari perhatian berlebih dari sebuah ritual yang padat acara. Bukan. Sama sekali ini bukan menganggap doa tidak penting, melainkan kita perlu mengajak orang lain fokus, khusyuk, dan menaruh perhatian yang penuh.
Bayangkan di sebuah pesta pernikahan. Pembaca doa membukanya dengan menyebut nama semua tamu yang dianggapnya penting. Alih-alih membaca doa, ia memasukkan banyak nasihat seperti yang biasa diucapkan seorang kakek kepada cucu-cucunya. Nasihatnya banyak sekali dan semakin lama semakin bercabang, bercampur dengan teori-teori, kisah, pengalaman hidup, dan seterusnya. Padahal, pada sesi sambutan keluarga, seorang yang dituakan sudah banyak memberi nasihat.
Belum lagi ingatannya yang melebar. Itu sudah 10 menit lebih. Doa belum juga dimulai. Padahal AC di ruang tengah tidak bekerja optimal. Antrean tamu semakin panjang. Hak sepatu yang dipakai kaum ibu yang hadir tinggi-tinggi, membuat mereka cepat merasa letih, berdiri di tempat tanpa gerak.
Akhirnya satu per satu tamu mulai bicara sendiri-sendiri, saling ngobrol. Dan beberapa tamu berteriak halus: Amin, amin! Tetapi pembaca doa tidak tanggap, ia terus berbicara berputar-putar, tidak fokus.
Cerita di atas saya kutip dari penulis favorit saya sekaligus guru besar Universitas Indonesia yaitu Pak Rhenald Khasali. Beliau banyak sekali pengalaman dalam hidupnya yang diceritakan pada bukunya yang berjudul”Self Driving menjadi driver atau passenger?”.  Saya mengambil salah satu ceritanya tentang doa yang ribet. Dapat saya simpulkan bahwa ternyata kita itu harus menyederhanakan doa kita agar fokus, dan selama ini kesalahan terbesar saya adalah terlalu banyak doa atau keinginan tapi hanya sedikit proses yang dijalankan untuk terkabulnya doa tersebut. Dengan membaca cerita tersebut memberikan saya pencerahan untuk tidak terlalu ribet dalam berdoa, fokus dan percaya diri supaya doa bisa terkabul.
Sekian sedikit cerita yang bisa saya kutip, semoga bermanfaat.
Wasalamu’alaikum...


Selasa, 09 Mei 2017

JAKCLOTH SUMMER FEST 2017 YANG SELALU DITUNGGU KALANGAN ANAK MUDA N GAUL ...:)

by sabilijahro  |  at  16.44
Jakcloth pertengahan tahun ini tepatnya ada di bulan Mei mulai dari tanggal 3-8 Mei 2017, dan banyak dibuka stand penjualan distro.
dan kebetulan sekali saya ikut datang untuk meramaikan acara jakcloth tersebut, tepatnya di hari Sabtu tanggal 7 Mei 2017.
Saya langsung berangkat menuju tempat Jakcloth yang berlokasi di Gambir Expo, setelah ujian tengah semester. Dan sebelumnya saya sudah janjian dengan beberapa anak murid di tempat saya mengajar yang berjumlah 7 orang, yaitu Fauzan, Iqbal, Nicholas, Rio, Bilal, Yusriza dan Imam. Tadinya janjian sekitar pukul 13.00 WIB, tetapi jadi molor dari waktu janji dikarenakan saya yang masih ribet dengan urusan kampus.
Mereka sudah tiba terlebih dahulu di lokasi sedangkan saya masih di perjalanan..
Dengan sabar mereka menanti saya di depan pintu masuk Gambir Expo, yang pada waktu itu saya tiba hampir pukul 7 malam. Setelah saya membeli tiket masuk seharga Rp 25.000,- saya pun langsung bergegas menuju ke tempat mereka menunggu saya. Kemudian saya mengikuti mereka yang ingin berbelanja kaos dengan harga miring. Sudah cukup ramai juga di lokasi, tetapi masih ada celah untuk berjalan. Bagaimana tidak ramai disana, secara semua serba diskon, mulai dari baju, sepatu, tas, celana dan lain-lain dijual dengan harga yang jauh dari harga normal jika tidak sedang acara Jakcloth yang itu semua merk ternama distro-distro, tetapi kadang untung-untungan juga sih untuk mendapatkan barangnya, dikarenakan yang dijual tinggal sisa dari stok yang ada.
Untuk saya sendiri, saya hanya membeli tas ransel dan kaos. Setelah anak-anak selesai berbelanja mereka ingin menonton konser, akhirnya saya temani mereka, di stand Extra Joss Blend saya dan anak-anak melihat konser hivi dan Killing me inside.
Sambil menunggu mereka menonton konser, saya duduk di pinggir panggung dekat jembatan bersama beberapa anak yang tidak ikut menonton konser sembari makan cemilan dan berfoto-foto.
Selanjutnya setelah selesai, kami pun pulang dengan menggunakan grab car menuju stasiun Manggarai, karena sudah malam, anak-anak pun saya ajak untuk menginap di rumah saya, karena saya khawatir di perjalanan dengan mereka.
Lalu mereka pun menginap di rumah saya dan pulang pukul 8 pagi.

Semoga perjalanan ini menjadi kenangan untuk kalian, dan selalu ingat untuk sholat wajib dimana pun dan dalam kondisi apapun kalian berada. ^_^
see you next trip ya guys...




Kamis, 13 Oktober 2016

Ayah Juga Lupa

by sabilijahro  |  at  07.44
Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah buku yang berjudul "Bagaimana Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang Lain". Tulisan tersebut begitu menggugah hati dan dapat menjadi pelajaran bagi kehidupan kita terutama untuk diri pribadi di masa depan.
Berikut tulisan lengkap dengan judul "Ayah Juga Lupa"


W. Livingstone Learned
Dengar, Nak: Ayah mengatakan ini pada saat Kau terbaring tidur, sebelah tangan kecil merayap dibawah pipimu dan rambutmu yang keriting pirang lengket pada dahimu yang lembab. Ayah menyelinap masuk seorang diri ke kamarmu. Baru beberapa menit yang lalu, ketika Ayah sedang membaca koran di perpustakaan, satu sapuan sesal yang amat dalam menerpa. Dengan perasaan bersalah Ayah datang menghampiri pembaringanmu.
Ada hal-hal yang Ayah fikirkan, Nak: Ayah selama ini bersikap kasar padamu. Ayah membentakmu ketika Kau sedang berpakaian hendak pergi ke sekolah karena Kau Cuma menyeka mukamu sekilas dengan handuk. Lalu Ayah lihat Kau tidak membersihkan sepatumu. Ayah berteriak marah tatkala Kau melempar beberapa barangmu ke lantai.
Saat makan pagi Ayah juga menemukan kesalahan. Kau meludahkan makananmu. Kau menelan terburu-buru makananmu. Kau meletakkan sikumu diatas meja. Kau mengoleskan mentega terlalu tebal di rotimu. Dan begitu Kau baru mulai bermain dan Ayah berangkat mengejar kereta api, Kau berpaling dan melambaikan tangan dan berseru ”Selamat jalan Ayah!” dan Ayah mengerutkan dahi, lalu menjawab, ”Tegakkan bahumu!”
Kemudian semua itu berulang lagi pada sore hari. Begitu Ayah muncul dari jalan, Ayah segera mengamatimu dengan cermat, memandangmu hingga lutut, memandangmu yang sedag bermain kelereng. Ada lubang-lubang pada Kaus kakimu. Ayah menghinamu di depan kawan-kawanmu, lalu menggiringmu untuk pulang kerumah. Kaus kaki mahal – dan kalau Kau yang harus membelinya, Kau akan lebih berhati-hati! Bayangkan itu, Nak, itu keluar dari fikiran seorang Ayah!
Apakah Kau ingat, nantinya, ketika Ayah sedang membaca di ruang perpustakaan, bagaimana Kau datang dengan perasaan takut dan dengan rasa terluka dalam matamu? Ketika Ayah terus memandang koran, tidak sabar dengan gangguanmu, Kau jadi ragu-ragu di depan pintu. ”Kau mau apa?” semprot Ayah.
Kau tidak berkata sepatahpun, melainkan berlari melintas dan melompat kearah Ayah, Kau melemparkan tanganmu melingkari leher saya dan mencium Ayah, tangan-tanganmu yang kecil semakin erat memeluk dengan hangat, kehangatan yang Tuhan telah tetapkan untuk mekar di hatimu dan yang bahkan pengabaian sekali pun tidak akan mampu melemahkannya. Dan kemudian Kau pergi, bergegas menaiki tangga.
Nak, Nak, sesat setelah itu koran jatuh dari tangan Ayah, dan suatu rasa takut yang menyakitkan menerpa Ayah. Kebiasaan apa yang Ayah sudah lakukan? Kebiasaan dalam menemukan kesalahan, dalam mencerca – ini adalah hadiah Ayah untukmu sebagai seorang anak lelaki. Bukan berarti Ayah tidak mencintaimu; Ayah lakukan semua ini karena Ayah berharap terlalu banyak dari masa muda. Ayah sedang mengukurmu dengan kayu pengukur dari tahun-tahun Ayah sendiri.
Dan sebenarnya begitu banyak hal yang baik dan benar dalam sifatmu. Hati mungil milikmu sama besarnya dengan fajar yang memayungi bukit-bukit luas. Semua ini Kau tunjukkan dengan sikap spontanmu saat Kau masuk dan mencium Ayah sambil mengucapkan selamat tidur. Tidak ada lagi masalah lagi malam ini, Nak, Ayah sudah datang ke tepi pembaringanmu dalam kegelapan, dan Ayah sudah berlutut disana, dengan rasa malu!
Ini adalah sebuah rasa tobat yang lemah; Ayah tahu Kau tidak akan mengerti hal-hal seperti ini kalau Ayah sampaikan padamu saat Kau terjaga. Tapi esok hari Ayah akan menjadi Ayah yang sejati! Ayah akan bersahabat karib denganmu, dan ikut menderita bila Kau menderita, dan tertawa bila Kau tertawa. Ayah akan menggigit lidah Ayah kalau kata-kata ridak sabar keluar dari mulut Ayah. Ayah akan terus mengucapkan kata ini seolah-olah sebuah ritual: ”Dia Cuma seorang anak kecil – anak lelaki kecil!
Ayah khawatir sudah membayangkanmu sebagai seorang lelaki. Namun, saat Ayah memandangmu sekarang, Nak, meringkuk berbaring dan letih dalam tempat tidurmu, Ayah lihat bahwa Kau masih seorang bayi. Kemarin Kau masih dalan gendongan ibumu, kepalamu berada di bahu ibumu. Ayah sudah meminta terlalu banyak, sungguh terlalu banyak.
Sebagai ganti dari kebiasaan kita mencerca, mengritik orang, mari kita coba untuk mengerti mereka. Mari kita berusaha mengerti mengapa mereka melakukan apa yang mereka lakukan. Hal itu jauh lebih bermanfaat dan menarik minat daripada kritik dan melahirkan simpati, toleransi, dan kebaikan hati. “Untuk benar-benar mengenal semua, kita harus memaafkan semua”.
Seperti yang dikatakan Dr. Johnson: “Tuhan sendiri tidak menghakimi orang hingga tiba pada akhir harinya.”
Mengapa saya dan Anda harus melakukannya?

Jumat, 23 September 2016

MENGASAH KREATIVITAS? INILAH BEBERAPA HASILNYA

by sabilijahro  |  at  19.31

  Saya seorang guru yang mengajar pelajaran Bahasa Indonesia, selama hampir 4 tahun saya mengajar, di tahun ini kali pertama saya mengadakan praktek membuat sesuatu yang sesuai dengan materi, dan materi tersebut berlaku untuk anak didik kelas 7 dan 8. 

  Banyak hal tak terduga dan membuat saya terharu, karena saya sempat berpikir kalau akan ada yang tidak mengerjakan tetapi hasil di lapangan menunjukkan penilaian saya salah. Anak laki-laki usia sekitar 12 - 13 tahun dengan gigihnya mereka mampu menyelesaikan tugas yang saya berikan.
  Mereka mampu memasak sesuatu mulai dari sphagetti, puding, agar-agar coklat, nugget, rujak, omlet dan bahkan pisang yang dilumuri coklat dan keju dan rasanya pun enak membuat saya ingin mencicipi lagi dan lagi. Anak perempuan pun tak kalah enak masakan mereka, ada yang membuat kentang goreng, piscok, nasi goreng, sosis yang dililit dengan mie, dan sandwich.
  Ternyata anak didik di Indonesia saat ini cukup kreatif, mungkin salah satunya ditambah perkembangan teknologi yang semakin canggih.
  Selain membuat sesuatu, saya pun ingin menunjukkan kepada mereka, khususnya anak-anak yang saya ajar. Saya mengambil sebuah sampel dan melakukan praktek dari kertas origami.     Praktek tersebut saya coba kepada kelas 7, 8, dan 9 yang saya hubungkan dengan materi pembelajaran.

Contoh kelas 7 dan 8 :
  Dikarenakan materi kelas 7 dan 8 sama, maka saya perintahkan mereka membuat sesuatu dari kertas origami tersebut dan harus berbeda antara anak yang satu dengan yang lain. Lalu bagaimanakah reaksi mereka? Awalnya mereka bingung, bahkan tak banyak pula yang merasa putus asa, mereka membuat sesuatu, tetapi sudah ada temannya yang membuat jadi mereka harus mengganti bentuk lagi. Pembelajaran seperti ini cukup seru dan membuat beberapa anak mengeluh, "Susah..susah..." Saya beri mereka semangat untuk memikirkan dan mencoba membuat bentuk. Dan alhasil jadilah bentuk yang berbeda-beda antara anak yang satu dengan yang lain, yang sesuai dengan imajinasi mereka.   Setelah itu, saya perintahkan mereka untuk menuliskan langkah-langkah dalam membuat bentuk origami yang sudah mereka buat, hal tersebut berhubungan dengan pembelajaran teks prosedur mengenai cara menunjukkan atau menggunakan sesuatu step by step.
Contoh kelas 9 :
  Tak berbeda jauh dengan kelas 7 dan 8, meskipun kelas 9 merupakan jenjang tertinggi dalam tingkat SMP, mereka awalnya juga sempat kebingungan harus membuat apa, tetapi bedanya di kelas 9 ini mereka jarang yang berputus asa dan mecoba, mencoba terus mencoba. Mungkin salah satu faktornya adalah karena pemikiran mereka yang sudah lebih matang dibanding kelas 7 dan 8. Selain mengasah kreativitas, metode pembelajaran seperti ini menurut saya juga membuat mereka mengingat atau bernostalgia akan masa-masa Taman Kanak-Kanak. Hasil signifikan saya dapat di kelas 9 ini, ada yang membuat rumah, kamera, kipas, perahu, kapal, suriken, topi, seruling, bahkan sampai ke tempat tisu hal yang sempat tidak terpikirkan oleh saya.   Dan di tahun pelajaran 2016/2017 ini, siswa laki-laki dan perempuan cukup kreatif dan sudah banyak kepercayaan diri dari mereka yang mulai muncul.
  Jadi dari hal tersebut, dapat saya ambil kesimpulan bahwa kreativitas itu dapat muncul salah satunya tatkala kita sudah terpojok atau istilahnya "The Power Of Kepepet". Dan hal-hal luar biasa dapat terjadi jika kita memaksakan dan juga melatih diri untuk berpikir kreatif. 


(Tidak sempat untuk mendokumentasikan karya mereka, mungkin di lain waktu dan kesempatan akan saya usahakan untuk cerita-cerita lainnya)

contoh origami saya ambil dari situs solyoung.com:




Terimakasih telah berkunjung ke blog saya :)

Proudly Powered by Blogger.