Instagram :@sabili_jahro Twitter :@sabili_jahro Facebook :sabili jahro
Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 16 Februari 2016

LOKASI SEJUK DI DEPOK? COBA KE KAMPUNG 99

by sabilijahro  |  at  15.29

Kampung 99 merupakan salah satu alternatif untuk liburan keluarga, disana kita dapat bersilaturahmi sekaligus belajar tentang alam, lokasi persis di depan masjid kubah emas, nanti ada plang penunjuk arah kampung 99.

Kebetulan saya dan keluarga sudah berkunjung kesana, ketika tiba di depan lokasi langsung terlihat jelas bangunan rumah kayu dan disambut ramah oleh ibu yang tinggal disana. 

Setelah itu, kami langsung diajak berkeliling, kanan kiri pepohonan semua dan rumah-rumah yang terbuat dari kayu 

disana ternyata ada hewan rusa juga yang ditaruh di kandang

Dan tak lupa pula kami sempatkan untuk bernarsis ria di rumah depan sekaligus menjadi tempat untuk memesan makanan, dan hebatnya makanan disana serba alami, bakso kambing, susu kambing. Sembari menanti pesanan langsung saja kita action... :-D

Sabtu, 13 Februari 2016

Travelling with family part 2 at gunung kapur

by sabilijahro  |  at  20.31

Hallow..akhirnya saya memiliki kesempatan untuk melanjutkan tulisan saya. :)

Langsung saja, saya mau melanjutkan cerita travelling bersama keluarga saya, dan ini travelling kedua kalinya.

Destinasi masih di wilayah sekitar Bogor, tepatnya di Gunung kapur, mungkin kalian pernah mendengarnya atau bahkan sudah pernah kesana yaa. Kami kesana  di bulan Juli, namun jalan-jalan kali ini ditemani oleh sepupu dan juga adik dari ibu serta anaknya yang berusia 3 tahun.

Alamat lengkapnya saya kurang tahu, yang jelas melewati pasar parung lalu nanti bertemu pertigaan belok kanan dan tidak jauh dari sana ada petunjuk jalannya, tapi hati-hati ya karena banyak parkir liar dan kesana membuat saya sedikit kapok, karena kami terperangkap parkir liar tersebut, dengan tarif hampir 100.000 untuk 4 kendaraan bermotor, warga tersebut berdalih dengan alasan sekalian untuk tiket masuk. 

Alhasil, ketika kami diantar sampai tiket masuk ternyata hanya membayar kurang lebih 5 ribu rupiah saja / orang. Yaah namun tak apalah, hitung-hitung bagi rezeki kata adik saya, hehe.

 Sesampainya disana langsung disambut oleh pedagang-pedagang dan berjalan agak sedikit nanti ada kolam renang dari belerang namun, saya dan keluarga tidak ingin kesana jadi kami hanya berkeliling ke atas ada spot yang bagus tak lupa pula kami abadikan dengan kamera. Nanti turunnya melalui jalan lain, supaya ketemu dengan pemandangan yang bagus, bekas kapur atau belerang ada di batu besar gitu..bagus..

Inilah hasil jeprat jepret kami... :-D


itu foto diambil dari atas ya..

nah di bawah ini foto di batu yang bekas kapur atau belerang..

Jumat, 12 Februari 2016

Travelling with family? Good Idea :-)

by sabilijahro  |  at  21.23
Apa sih travelling? Pasti kalian sudah sering mendengar bahkan mungkin sering kita lakukan, iya kan? Biasanya dilakukan ketika seseorang butuh refreshing karena menghadapi kepenatan pekerjaan atau kegiatan sehari-hari, merasa jenuh, suntuk dan butuh suasana yang baru agar pikiran kembali segar.

Saya pribadi (bukan saya sendiri ya, karena pernah ada murid saya yang nyeletuk "sendiri mulu, kapan berduanya?"hehehe) sangat menyenangi travelling atau jalan-jalan. Mulai dari tahun lalu saya dan keluarga sudah mem"planning"kan untuk dapat meluangkan sedikit waktu dari kami agar dapat pergi travelling bersama.

Setelah sekian lama, akhirnya saya dapat menuangkan sedikit perjalanan saya bersama adik-adik saya di blog ini. Oh iya, hampir lupa saya lima bersaudara dan kebetulan saya anak sulung yang otomatis selalu menjadi penentu untuk kegiatan travelling kami ini.

Tepatnya sekitar bulan Mei tahun 2015, kami berlima memulai perjalanan yang asyik dan seru meskipun masih di lokasi yang menurut kami dekat yaitu Gunung Munara. Kenapa memilih gunung? Karena kami sekalian olahraga (maklum jarang olahraga), yang pasti lokasi juga dekat dari rumah kami dan terutama biaya yang efisien. Kami melakukan perjalanan dengan 3 motor dan mulai berangkat sekitar pukul 7 pagi namun ada sedikit kendala, jalanan yang kami tempuh hancur sekali dan banyak sekali truk tronton yang besar-besar, kami kesana hampir menempuh 2 jam perjalanan dikarenakan kami belum tahu jalan yang lebih cepat untuk sampai sana.

Tapi semua perjuangan itu terbayarkan dengan pemandangan indah dari Gunung Munara yang kami daki kurang lebih dengan ketinggian 1500 mdpl. Mau coba? Silahkan... Ada rute yang lebih cepat untuk kesana yaitu melalui pasar parung lalu lurus terus ke arah rumpin dan akan melewati Departemen kehutanan, dari sana sudah dekat ada petunjuk arah Gunung munara di sebelah kiri nanti melewati rumah warga, tiba disana akan disambut oleh warga untuk parkir dan hanya bayar 5000 rupiah /kendaraan lalu jalan untuk ambil tiket, 1 tiket 5000 rupiah juga, sangat murah sekali bukan? Intinya lokasi ini bagus bagi pendaki pemula, tapi tetap ya guys pilih pakaian yang nyaman dan tentunya cocok untuk mendaki gunung, usahakan jangan menggunakan flat shoes (karena sayang sepatuny, nanti langsung jebol,hehehe).

Ini sedikit foto ketika kami mendaki Munara :-)
Mudah-mudahan sharenya bermanfaat yaa ...

Kamis, 01 Oktober 2015

Menjadi guru? Why not!!

by sabilijahro  |  at  19.19
Saat ini, profesi guru semakin banyak peminatnya, bahkan mahasiswa yang 4 tahun berkutat dengan jurusan di luar dari  jurusan keguruan, sekarang banyak yang pindah profesi atau pindah minatnya menjadi seorang guru. Salah satunya adalah saya.

Awalnya saya kuliah mengambil jurusan komunikasi penyiaran islam, namun setelah lulus tahun 2012 lalu, saya banting setir memilih profesi sebagai seorang guru, padahal jurusan yang saya pilih seharusnya membuat saya memiliki profesi sebagai seorang wartawan, reporter atau yang berhubungan dengan dunia broadcasting bahkan seharusnya sebagai seorang pendakwah, ustadz atau ustadzah. 

Entah mengapa seiring berjalannya waktu, tahun berganti tahun, saya semakin menyukai profesi guru ini. Mungkin ini sudah menjadi passion saya juga. Now, sudah 3 tahun saya menjalani profesi itu. Mulanya saya sebagai guru PAUD, mengajar di sekolah orang tua saya sendiri. Lalu kawan lama saya, tiba-tiba menghubungi saya bahwa ada lowongan menjadi guru MTs di daerah Depok, setelah berdiskusi lumayan panjang dengan kedua orang tua saya. Akhirnya saya putuskan, untuk mencoba melamar di sekolah tersebut. Dan alhamdulillah saya diterima.

Sebulan pun berlalu, ketika itu tibalah untuk pengambilan gaji. Saya sempat shock saat melihat slip gaji saya, karena jauh dari apa yang saya harapkan. Penghasilan guru apalagi untuk seorang guru honorer sangatlah jauh dari karyawan swasta yang ada di Jakarta. Saya pun sempat galau ingin melanjutkan profesi ini atau tidak. Namun, alhamdulillah berkat dukungan orang tua saya, saya mampu bertahan hingga saat ini.

Menjadi guru? Why Not!! Makin banyak relasi, tambah ilmu, berjiwa muda karena bergaul dengan anak-anak dan satu lagi yang pasti kurang lebih dua kali dalam setahun  sudah ada schedule tetap untuk jalan-jalan . :-)


Selasa, 29 September 2015

by sabilijahro  |  at  06.49
Assalamu'alaikum wr.wb
halloo..everybody...akhirnya saya dapat membuat blog kembali setelah beberapa tahun sempat vacum.

hal ini bisa terjadi karena terinspirasi dari salah satu sahabat masa SMA saya yang bernama atrasina adlina...
menurutku dia adalah salah satu orang hebat, dia bilang terus saja kamu buat blog, nanti kamu akan menemukan dengan sendiri passion kamu mau di bidang apa dalam menulis blog.

kali ini saya melanjutkan membuat blog kembali berkat ia. Dia dapat berkeliling Indonesia salah satunya karena blog yang dia buat.

Perkenalan saya segini dulu aja yaa..maklum masih pemula, udah lama pula tak buka-buka blog, so benar-benar udah lupa caranya dan harus mengulang dari nol lagi...:)

Proudly Powered by Blogger.